Renungan Cemara Malam | Buku Pujangga

Renungan Cemara Malam

Rintik hujan pandai berirama

Dingin datang undang kehangatan

Para jiwa riang bermain dalam hutan cemara

Tanpa tenda tanpa bekal mapan

Lalu tawa ringan kenyangkan kebersamaan

Tempat syair puisi berubah jadi kenangan

Lalu merenung lah dalam malam

Terkasih terpaut indah dalam hasrat indah cinta



Seringkali temu muka namun biasa

Rasa muncul dalam indahnya tatapan asmara

Tahukah engkau tentang kekaguman

Aku kagum tersembunyi engkau mengagumi terang-terangan

Ini masa kita diatas masa bahagia

Lalu kita terpisah bagai awan putih dan hitam

Mari sejenak renungkan renungan malam

Aku tersentak dalam lamunan

Engkau hilang berjalan jauh dari keramaian

Mereka tersenyum dalam dunia keanggunan

Kita dalam renungan malam.
Puisi Cinta
facebook Comments
0 Bloggers Comments

0 Response to "Renungan Cemara Malam"